Contoh IMTA

Contoh IMTA

Ini Dia Contohnya

Untuk mempermudah proses pengurusannya Anda harus mengerti format dan contoh IMTA. Perizinan IMTA ini terdiri dari beberapa sub yang harus terisi tanpa boleh terlewati salah satu pun. Sesuai dengan fungsinya, IMTA bersama RPTKA berguna sebagai perizinan pekerja asing untuk bekerja dalam negeri.

Format untuk contoh IMTA

  1. Judul surat

Sub pertama yang wajib ada yaitu judul surat. Dalam hal ini judul yang harus masuk adalah “Permohonan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing”. Anda bisa menambahkan keterangan perpanjangan jika memang sudah waktunya. Yang terpenting judul harus memuat maksud inti dari surat yang terbuat.

  1. Data pemohon

Sub kedua dari contoh IMTA terbaru berisikan data lengkap dari pemohon. Isikan nama perusahaan terkait, nama pemimpin dan juga alamat terkait E-Mail, nomor telepon dan faximile. Jelaskan juga mengenai kantor cabang atau pusat yang sedang mengajukan permohonan. Informasi mengenai izin usaha beserta tanggal, nomor dan sumber perizinannya.

Infokan juga terkait jenis lapangan kerja yang menjadi wewenang tenaga asingnya lengkap dengan kode. Isikan jumlah tenaga kerja asing dan tenaga asli Indonesia. Terakhir cantumkan rencana penggunaan tenaga kerja asing beserta SK dan berlakunya.

  1. Data tenaga kerja asing

Sub ketiga yang masuk berupa informasi lengkap terkait data tenaga kerja asingnya. Isikan data umum seperti nama lengkap, alamat di luar negeri dan Indonesia, kewarganegaraan dan nomor paspor. Infokan juga terkait tanggal lahir, tempat lahir, jenis kelamin dan riwayat pendidikan. Keterangan selanjutnya berisi tentang informasi visa, kartu izin tinggal terbatas, surat keterangan lapor diri dan juga kartu kependudukan.

  1. Jabatan yang terisi dan kondisi pekerjaan

Sub keempat adalah informasi terkait jabatan yang menjadi wewenang tenaga kerja asing. Uraikan dengan lengkap terkait nama jabatan dan levelnya. Uraikan juga terkait informasi tenaga kerja asli Indonesia yang menjadi pendampingnya.

Sementara untuk sub kelima berisikan kondisi kerja. Dalam sub ini menjelaskan waktu perjanjian kerja berupa tanggal dan tahun. kemudian fasilitas dan gaji yang akan menjadi haknya.

  1. Keterangan lain, penutup dan lampiran

Sub terakhir adalah berisikan keterangan lain yang sekiranya perlu masuk dalam surat dan adanya tanda tangan serta materai. Pada bagian paling bawah berisi rincian syarat dan lampiran yang harus ada.

Lampiran untuk pengurusan IMTA

Adapun untuk bagian lampiran untuk syarat pengajuan surat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Dokumen penting terkait perusahaan

Kelompok pertama ini berisikan segala bentuk dokumen yang menyangkut perusahaan. Ketentuannya adalah semua harus menggunakan fotokopi warna dan melampirkan salinan digitalnya. Adapun yang termasuk dalam dokumen perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Surat keterangan dari kementerian hukum: Syarat untuk contoh IMTA terupdate dalam kelompok perusahaan yang pertama adalah surat keterangan kementerian hukum. Surat ini harus mencantumkan pernyataan asli dan tanda tangan basah.
  • SIUP dan TDP
  • Wajib lapor perusahaan: Lampirkan laporan terkait tenaga kerja yang bergabung dan segala bentuk administrasi yang ada pada perusahaan.
  • Domisili dan NPWP: Lampirkan surat keterangan domisili dan nomor NPWP yang masih aktif.
  • Akta notaris: Dokumen berikutnya yang harus ada berupa akta notaris terkait perusahaan.
  • KTP HRD: Lampirkan juga HRD yang menjadi pendamping TKA tersebut.
  1. Dokumen tenaga asing
  • Bukti pembayaran: Lampirkan slip dua lembar DPKK dengan warna hijau.
  • Surat permohonan lengkap dengan kop
  • Pas foto terbaru ukuran 4×6 berwarna.

Dengan mengenal contoh IMTA akan mempermudah Anda untuk mencicil segala bentuk syarat dan ketentuan yang ada. Waktu pengurusannya lumayan lama sehingga segala halnya harus siap sebelum proses pengurusan.

Baca Juga : Contoh RPTKA

INFO LEBIH DETAIL UNTUK PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN BISA MENGHUBUNGI KAMI :

Hubungi Kami

Call / WA :  +62 811-1280-842 Catur Iswanto, ST

Email : info@ahliperizinan.com