Contoh SIUPAL

Contoh SIUPAL

Apa Saja Contoh SIUPAL

Untuk mempermudah Anda dalam pengurusan dokumen bisa menggunakan contoh SIUPAL. Dalam pengurusannya jangan lupa untuk menyiapkan syarat dan ketentuan yang ada. Hal ini membantu pemohon lebih singkat dan memotong antrean yang lama. Jika ada kurangnya syarat maka pemohon harus kembali mengulang permohonannya.

Dokumen untuk contoh SIUPAL

  1. Business plan yang pasti

Syarat pertama yang harus ada untuk pengurusan dokumen ini adalah dengan menyerahkan business plan yang pasti. Rancangan ini harus memuat segala macam kegiatan yang berlaku pada saat usahanya. Walaupun hanya berupa rancangan namun harus bisa terealisasikan dengan baik.

  1. Kepemilikan tenaga ahli

Dokumen penting berikutnya berdasarkan contoh SIUPAL terbaru adalah adanya kepemilikan tenaga kerja. Tenaga kerja terkait harus memiliki riwayat pendidikan minimal diploma tiga terkait perkapalan. Bidang yang masuk keahliannya berupa pelayaran niaga dan nautis. Syaratnya harus terbukti dengan ijazah dan salinanya.

  1. Memiliki tempat usaha

Kriteria berikutnya yang harus terpenuhi adalah pemohon harus memiliki tempat usaha yang layak. Tempat usaha ini bisa sewa maupun kepemilikannya sendiri. Kepemilikan ini harus terbukti dengan keterangan domisili dari instansi yang berwenang.

  1. Memiliki penanggung jawab yang mumpuni

Syarat keempat adalah pemegang usaha haruslah orang yang memiliki tanggung jawab yang baik. Pemimpin ini harus mengikuti segala macam aturan yang mengikat berdasarkan undang-undang yang berlaku.

  1. NPWP dan surat keterangan domisili

Dokumen kelima yang harus lengkap adalah nomor NPWP perusahaan dan juga masing-masing anggota yang terlibat. Lengkapi juga dokumen yang menyatakan keterangan domisili dari perusahaan dan pemimpin.

  1. Modal yang mumpuni

Anda harus memiliki modal dalam jumlah tertentu sesuai aturannya. Modal yang harus ada sekitar lima puluh miliar rupiah. Sementara untuk jaminannya adalah sekitar dua belas miliar lima juta rupiah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam operasional dan kepemilikan dana.

  1. Akta pendirian usaha

Lengkapi dengan akta pendirian perusahaan yang terbaru dan sah sesuai aturannya. Akta ini harus lengkap dengan pengesahan yang tertuang dan juga tanda tangan yang baru.

Kebijakan terkait SIUPAL

Setelah mengenal beberapa hal penting terkait syarat tersebut Anda juga harus mengenal beberapa kebijakan lain sebagai berikut:

1. Adanya SOP yang mengikat

Dalam pengurusan sampai proses penerbitannya harus mengikuti SOP yang sudah ada untuk mengatur segala macam kebutuhannya. SOP ini membantu petugas dan pemohon mengerti batasan dan juga haknya masing-masing.

2. Waktu proses

Untuk mengurus contoh SIUPAL terbaik ini membutuhkan waktu sekitar tujuh harian setelah syarat terproses. Waktu ini bisa juga mundur tergantung banyaknya antrean yang ada.

3. Biaya pengurusan

Dalam pengurusannya Anda membutuhkan dana sekitar dua jutaan rupiah dari proses awal sampai penerbitannya. Untuk penerbitan ini bisa terjadi melalui offline dan online tergantung ketersediaannya.

4. Memiliki sertifikat keselamatan kapal

Ada beberapa kebijakan pendukung untuk membantu penerbitan perizinan seperti kapal dan leasing sekitar 60% untuk yang paling kecil. Ukuran dari GT kapal tongkang mesin yang ada minimal sekitar 175 GT saja. Kemudian untuk kapal tunda harus mengikuti syarat kelaikan dan TK ataupun GT sekitar 175. Sementara untuk keperluan tongkangnya minimal memiliki ukuran sebanyak 150 TK.

Terakhir kapal motor yang memiliki kelaikan dan juga kumulatif untuk GT sebesar 175 GT. Beberapa contoh SIUPAL membantu pemohon untuk mengenal dokumen yang asli dan palsu. Hal ini berkaitan dengan banyaknya pemalsuan dokumen bahkan dengan pemungutan biaya yang lebih mahal.

Baca Juga : Surat Permohonan Security clearance

INFO LEBIH DETAIL UNTUK PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN BISA MENGHUBUNGI KAMI :

Hubungi Kami

Call / WA :  +62 811-1280-842 Catur Iswanto, ST

Email : info@ahliperizinan.com